Persiapan Pemain Indonesia Jelang Sea Games 2017

Berbagai cara dilakukan oleh sang pelatih guna mempersiapkan mental hingga kekuatan pemain dari masing-masing cabang olahraga, segala strategi dikerahkan oleh pelatih mulai dari latihan keras hingga liburan sebelum menjalani laga di Sea Games dilakukan oleh pelatih agar anak asuhnya tampil dengan baik saat turnamen berlangsung Agustus mendatang.

 

Para pelatih Indonesia tidak kehabisan cara untuk mengasah kemampuan anak didiknya dari berbagai cabang olahraga untuk mempersiapkan anak asuhnya tampil meraih medali emas, sebab setiap cabang olahraga dari Indonesia mengaharapkan masing-masing cabang menyumbangkan medali emas untuk Indonesia.

 

Timnas Bola basket Putra Indonesia persiapkan latihan ke Eropa

Cara unik dilakukan oleh Timnas Bola basket Putra Indonesia untuk melakukan pemusatan latihan menjelang Sea Games 2017 ke Eropa yang tepatnya di Lithuania, dilansir oleh situs liga bola basket Indonesia, nanti Timnas Bola basket Putra Indonesia akan melakoni uji coba tanding sebanyak 6 kali di Lithuania.

 

Manajer dari Timnas Bola basket Putra Indonesia, Suhadi menjelaskan jika Timnas Bola basket Putra Indonesia akan diperkuat oleh 13 skuad yang saat ini tengah menjalani uji kekuatan di Eropa. Suhadi menambahkan jika sebenarnya dirinya ingin menambah skuad Timnas Bola basket Putra Indonesia menjadi 14 pemain, namun pada akhirnya Ferdinand Damanik telah resmi dicoret dalam daftar pemain Timnas Bola basket Putra Indonesia yang akan mewakili Indonesia ke Sea games 2017 sehingga hanya ada 13 skuad yang akan tampil di Sea Games 2017 dari Timnas Bola basket Putra Indonesia.

 

Timnas Bola basket Putra Indonesia akan berada di Lithuania kurang lebih selama dua minggu. Sebelum berangkat ke eropa, Timnas Bola basket Putra Indonesia telah melakoni pemusatan latihan di Batam dan di Los Angeles, Amerika Serikat 12-23 Juni 2017 lalu.

 

Pemain yang menjalani pemusatan latihan di Lithuania adalah Hardianus Lakudu, Arki Dikania Wisnu, Christian Ronaldo Sitepu, Vamiga Michel, Kevin Yonas Sitorus, Mario Wuysang, Firman Dwi Nugroho, Sandy Febriansyakh, Andakara Prastawa Dhyaksa, Diftha Pramana, Vincent Kosasih, Damar Grahita dan pemain naturalisasi Ebrahim Enguio Lopez. Posisi center ataupun power forward dari Timnas Bola basket Putra Indonesia hanya menyisakan Kevin Yonas Sitorus, Christian Ronaldo Sitepu, Vincent Kosasih dan Firman Dwi Nugroho.

 

Cabang olahraga balap sepeda tampilkan 30 pemain di Sea games 2017

PB ISSI (pengurus besar ikatan sport sepeda Indonesia) tidak hilang semangat dalam menghadapi kendala yang lambat atas pengiriman dana dari pemerintah untuk memenuhi kebutuhan semua kebutuhan pemain pelatnas ke Sea Games 2017 agustus mendatang. Bahkan ketum PB ISSI, Raja Sapta menyebutkan jika hal tersebut merupakan tantangan bagi timnya agar bisa mempersiapkan pemain jauh lebih baik.

 

Raja sapta menyebutkan jika mereka tidak ingin menjadi organisasi yang manja karena hanya menuntut namun tidak mau berkerja sendiri. Semua kendala akan di coba diatasi oleh timnya sendiri demi meraih prestasi terbaik di Sea Games mendatang.

 

Di Sea Games 2015 lalu, cabang balap sepeda mampu menyumbangkan satu medali emas dan tahun ini,  Raja Sapta menargetkan menyumbangkan medali emas lebih dari satu medali. Bahkan tidak tanggung-tanggung. Cabang balap sepeda Indonesia akan menurunkan 30 pemain dewa poker untuk menyumbangkan lebih dari satu medali.

Raja Sapta semakin yakin karena dirinya melihat perkembangan prestasi yang dihasilkan oleh atletnya selama menjalani pelatnas semakin menggembirakan bahkan beberapa atlet mampu melebihi batas waktu Sea Games.

Membawa ‘Bom Penggiling Daging’, Polisi Australia Ringkus 4 Pria

Pada akhir pekan lalu, polisi Australia berhasil mengamankan 4 pria yang didiga berencana menjatuhkan sebuah pesawat. Mereka berempat diduga kuat berniat membuat pesawat tersebut jatuh dengan menggunakan gas beracun atau juga bom buatan yang disamarkan dalam bentuk lain yakni dalam bentuk penggiling daging.

Rencana Pelaku diduga Sudah Sangat Matang

Keempat pria ini dilaporkan merupakan 2 pasang ayang dan anak yang berdarah Australia-Lebanon. Mereka disebut hendak meledakkan pesawat komersial dari Sidney yang akan menuju ke Timur Tengah. Ketika diringkus, mereka kedapatan membawa satu buah koper uang di dalamnya ada peralatan dapur serupa dengan penggiling daging. Dilansir dari Sidney Morning Herald, polisi saat ini sedang memeriksa alat memasak tersebut.

Sementara itu, beberapa media lokal lainnya memberitakan bahwa “alat non-tradisional” tersebut akan memicu pelepasan gas beracun di dalam pesawat yang mana bisa menewaskan semua penumpang. Dan mengutip dari AFP, Malcolm Turnbull, Perdana Menteri Australia, mengatakan bahwa rencana untuk menjatuhkan pesawat tersebut sudah “sangat berkembang”, akan tetapi tidak memberikan penjelasan yang lebih rinci tentang metode yang dipilih oleh para pelaku.

Dugaan Penyerangan dari Kelompok Ekstrimis dan Teroris

Turnbull mengatakan, “Saya akan menunggu investigasi selesai dilakukan. Namun saya yakin polisi bakal mengumumkan bahwa pelaku memang sudah berniat menjatuhkan pesawat dewa poker tersebut dengan rencana yang sangat matang dan sudah dipersiapkan jauh-jauh hari.” Selain itu, ia juga menyebutkan adanya kemungkinan besar serangan tersebut dirancang oleh kelompok ekstrimisme. “Akan lebih banyak yang bisa saya informasikan beberapa hari ke depan, namun ini bakal diperlukan seperti serangan militant Islamis dengan motivasi seperti terorisme,” tambahnya.

Andrew Colvin, selaku Komisaris Polisi Federal Australia, mengatakan hari Minggu kemarin (30/7) bahwa penerbangan kerap sekali jadi target serangan bersenjatakan bom buatan. Sementara itu, Michael eena, Menteri Kehakiman, membenarkan pada hari Senin ini (31/7) bahwa 4 tersangka yang belum diumumkan secara resmi identitasnya itu memanglah berencana menjatuhkan pesawat.

“Mereka berencana menjatuhkan pesawat dengan menyelundupkan peralatan ke dalam kabin,” ungkap Keenan. Dia juga menyebutkan bahwa polisi saat ini masih berusaha mengumpulkan beberapa bukti dan juga menggeledah 5 rumah yang berada di Surry Hills. Sementara itu, pengamanan yang ada di bandara, baik itu internasional maupun domestic harus terus ditingkatkan. Otoritas Australia meminta kepada para penumpang datang lebih awal ke bandara dan dengan bagasi seminimal mungkin.

Australia semakin meningkatkan kewaspadaan mereka atas serangan teror yang sudah terjadi sejak bulan September tahun 2014 silam. Lalu, disusul dengan insiden yang dilakukan oleh simpatisan ISIS ketika saat itu sebuah kafe di Sidney dikuasai oleh militant dan dua orang tewas. Tercatat sampai saat ini ada sejumlah 12 serangan teror yang berhasil digagalkan oleh polisi Australia dan ada 70 orang yang ditahan atas tuduhan terorisme dalam 3 tahun terakhir.

ISIS Incar Australia Guna Dirikan Kekhalifahan Asia Tenggara

George Brandis, Jaksa Agung Australia menyebutkan bahwa kelompok teroris ISIS berniat untuk mendirikan kekhalifahan di Asia Tenggara dan juga kawasan di sekitarnya. Hal itu menyusul serangan militant Maute yang mana berbaiat kepada teroris asal Timur Tengah yang ada di Marawi, Filipina. Oleh sebab itu, Australia meningkatkan kewaspadaanya terhadap ancaman-ancaman terorisme termasuk penyerangan yang berhasil digagalkan oleh polisi Australia oleh 4 orang yang diduga akan meledakkan pesawat komersial Australia dengan kedok penggiling daging yang sebenarnya adalah bom.