Keretakan Totti dan Spalletti Belum Juga Usai

Hubungan keretakan antara pemain dan pelatih memang kerap kali terjadi. Hal itul ah yang dialami oleh Francesco Totti dengan Liciano Spalletti, pelatih AS Roma. Ketidakharmonisan tersebut cepat sekali merebak. Seperti yang dikabarkan, kalau peristiwa itu terjadi karena Totti jarang dimainkan saat pertandingan. Pada dua musim terakhir ini, Totti hanya bermain 29 kali, dan di musim ini hanya 16 kali.

 

Del Piero Tanggapi Konflik Totti Dan Spalletti

Hubungan yang tidak baik itu terlihat saat Roma berhasil membuat Juventus bertekuk lutut. Totti diturunkan saat masa injury time, nampak meninggalkan lapangan tanpa tersenyum dan melewati Spalletti begitu saja. Tentu saja hal itu membuat orang-orang mulai membuat spekulasi sendiri, terlebih kabar mengenai keduanya memang dinilai sedang tidak harmonis.

 

Peristiwa tersebut mendapat komentar dari Del Piero, yang dulu saat membela Juventus, sering kali bertemu Totti. Piero cukup sedih dengan adanya kabar itu. Dia mengatakan kepada Rai Radio, “Siapa yang lebih baik antara Totti dengan saya? Saya bagi menjadi dua kelompok dua tipe dan dia yang pertama.”

 

“Apakah saya sedih atas bagaimana Luciano Spalletti memperlakukan Totti? Saya menyesal kalau cerita ini memiliki beberapa saat-saat menyedihkan, tapi begitulah yang terjadi.”

“Sebenarnya cuma Totti, Spalletti dan klub yag tahu, dan hanya mereka yang dapat menjawab pertanyaan bandar togel sgp tertentu,” ungkapnya.

 

Seperti yang diketahui, AS Roma akan bertanding di dua laga sisanya, dan yang terakhir akan diselenggarakan pada tanggal 29 Mei 2017 mendatang di Olimpico menghadapi Genoa. Ditanya mengenai hal itu, Del Piero setuju kalau Totti diturunkan pada pertandingan itu.

“Apakah saya akan memainkan Totti melawan Genoa? Ya tentu saja,” imbuhnya dengan tegas.

 

Kisruh Pertengkaran Totti Dan Spalletti

Totti memang selama ini dianggap sebagai “pangeran” bagi AS Roma. Selain itu, dari awal karir sampai sekarang , Totti tidak pernah berganti klub. Tapi keistimewaan yang biasa dinikmati Totti mulai terkikis semenjak Luciano Spalletti menjabat sebagai pelatih dari bulan Januari 2016 lalu. Hal itu dapat dilihat dari penampilan Totti yang berkurang.

 

Kejadian tersebut tentu saja membuat kabar keretakan keduanya semakin kencang. Bahkan dalam suatu kesempatan, sang kapten mengungkapkan rasa sakit hatinya, akibat dari perlakuan pelatih, Spalletti. Meskipun Totti nampak kesal, tapi ternyata Spalletti beranggapan lain, karena ternyata Spaletti mengakui peran anak asuhnya itu dalam tim.

 

Pada hari minggu 17 April 2016 lalu, Totti telah berhasil menyelamatkan AS Roma dari kekalahan di kandang Atalanta. Tak hanya itu saja, Spalletti meminta kepada semua orang agar tidak hanya berpusat pada Totti, tapi juga melihat kontribusi dari pemain AS Roma lainnya, seperti Diego Perotti atau Edin Dzeko.

 

Ternyata konflik intern antara pemain dan pelatih ini sudah berlangsung sejak lama dan masih bergulir sampai sekarang.

“Totti dan AS Roma adalah dua hal berbeda. Dia memang menyelamatkan AS Roma,saya sepakat akan hal itu. Namun, bukan berarti bahwa AS Roma hanya Totti,” ucap Spalletti selasa 19 April 2016 waktu setempat, saat sesi konferensi pers jelang laga Serie A kontra Torino.

 

“Kalian membicarakan Totti hanya karena dia adalah sosok yang pernah mengukir sejarah klub. Anda lihat bahwa kami memenangi banyak laga tanpa Totti. Para pemain lain juga mempunyai nilai dan saya harus memperhitungkannya,” tegasnya.

 

“Saya minta maaf jika Totti menafsirkannya dengan cara berbeda, ketika saya membutuhkan Totti, saya akan memainkannya. Saya pun senang jika dia memberikan kontribusi untuk tim,” tambah Spalletti.